THE PARALYZED part 6

The Paralyzed part 6

(Aku tau siapa kau!)

Author : Choi Mina aka me

 Casts : L.Joe (Teen Top), Kim Jay Yoo (stranger),Niel (Teen Top), IU(singer),Hwang Min Gi (author)

Genre : action,romance

Rating : Pg17

NB : maaf yah,ceritanya tambah aneh…. hehehehe….moga2 readers tetap suka sama ceritanya, jangan lupa komen yah,di tunggu ^^

opening song > Agnes Monica – Paralyzed

***


JAY POV

“gomawo,kau datang di saat yang tepat…” wanita yang duduk di sebelahku mulai angkat bicara,setelah beberapa menit kami terdiam dan focus pada pemikiran masing-masing

“kontak batin…”ujarku asal

“aishh…kau ini…” sautnya seraya memukul pundakku dengan keras

“hentikan!! kau mau kita tabrakan heh?” teriakku seraya membenarkan arah stir yang sempat mengarah ke kiri

“hampir saja kita tertabrak!!kau menyusahkan!!!! ” ujarku kesal

“kau sama saja dengan Jae Yoo!!!” teriaknya

Aishh….dia mulai membahas saudaraku

Akupun mulai mendengar isakannya yang parau. Dia mulai menangis.

“oemma tidak pernah mengerti perasaanku…..”

Lama-lama tangisnya memuncak dengan nafas turun-naik.

Ku lambatkan laju mobil hingga menepi. Ku atur nafas dan menoleh menatap dirinya yang masih menangis. Ku tarik kedua tangannya yang sempat menutupi wajahnya. Kurasakan tangannya dingin dan basah. Ku peluk dirinya seraya mengusap punggungnya perlahan. Mencoba untuk menenangkan pikirannya sejenak. Aku tak suka melihat Min Gi bersedih terus-menerus semenjak kepergian Jae Yoo,saudara kembarku.

“aku tidak bisa melupakan dirinya….aku sangat menyayanginya….” Ujarnya disela-sela tangisnya

Ku elus puncak kepalanya “dia juga menyayangimu………..tapi kalau kau terus menangis,dia pasti akan sangat sedih…”

Min Gi mengangkat kepalanya. Ku hapus butiran air bening yang masih tersisa di pipinya “tersenyumlah demi dia…” ujarku seraya tersenyum

Min Gi ikut tersenyum dan kembali mengatur posisi duduknya seperti sedia kala

“cepat antarkan aku pulang, aku lelah…”

Aku tersenyum datar lalu menghidupkan mesin. Untung saja aku mampu menyembunyikan kesedihanku darinya.

***

Langkah Kakiku ku percepat,mungkin sedikit berlari. Ku perhatikan lingkungan di sekelilingku,gelap. Mataku beralih menatap gedung asrama yang tak jauh berada di depanku. Aku hanya membutuhkan sekitar lima menit menuju kesana. Ku lihat hanya kamarku lah yang lampunya tidak menyala. Aish seharusnya sebelum keluar,lampunya kuhidupkan! Kalau seongenim tau bisa gawat!

Satu persatu koridor ku lewati, aku semakin mempercepat langkah namun aku mendengar langkah kaki yang tak asing lagi bagiku mungkin murid-murid yang lain juga.

Omona!! Mereka mulai patroli!

Seseorang menarik lenganku dengan kuat dan membawaku pergi menjauh

“kau bisa ketahuan!!!”ujarnya seraya terus menarik lengan bajuku

Suaranya terdengat familiar bagiku. Apakah itu Niel? Ani…Ricky? atau mungkin Changjo? Ani..Ani…tapi…

“Niel,Ricky atau Changjo??”tanyaku langsung

Aish…disini gelap…!!

“Niel!!” jawabnya cepat. Tak Seperti biasanya,bukannya kalau bertemu selalu tanya ini itu? dia kan sangat cerewet! Tapi baguslah,dia tidak menanyai kenapa aku masih keluyuran jam segini,hihihihi

Tiba-tiba Niel menghentikan langkah kakinya,terpaksa akupun juga

“kau dengar itu…!!!”

Aku mendengar langkah yang sama “seongsenim!!!” bisikku pelan. Langkah kakinya sangat dekat!

“tak ada jalan lain…” Niel menarikku hingga merapat ke salah satu sisi dinding. Dimana tubuh kami terhalangi oleh sebuah tembok besar, seongsenim tidak bakal menemukan kami.

“fiuh…” ujarku lega

Eh…kenapa atmosfirnya jadi aneh begini? Niel berdiri sangat dekat, sampai-sampai aku bisa merasakan nafasnya yang menerpa keningku. Tapi kenapa aku merasakan tubuhnya sedikit pendek ya?

“ah, Niel-ah sepertinya kita sudah aman!”

“cepatlah balik kekamarmu!”

Aneh,kenapa sikapnya jadi dingin begini? Tapi baguslah,aku capek mendengar celotehannya yang tidak penting itu XD

“gomawo!!!” ujarku berusaha bersikap baik padanya. Ya,mengingat dulunya aku sering memperlakukannya dengan kasar

Dengan sedikit berlari ku tinggal Niel sendirian disana. Ku tepuk jidatku keras, kenapa aku tidak menanyakan apa yang ia lakukan malam-malam begini? Hah,Sudahlah….lupakan…

***

Akupun menaiki tangga gedung asrama. Selama berjalan,sesekali aku bersiul. Saat aku berhenti bersiul,aku mendengar seseorang juga ikut bersiul,itu terdengar dari arah belakang,spontan aku menoleh kebelakang dan dari cahaya lampu koridor yang sedikit remang-remang, aku melihat Niel yang tengah berjalan ke arahku. Ia membawa beberapa buku tipis di tangannya.

“Jay-ah…!!” teriaknya memanggilku

Aku tersenyum datar “kau dari perpustakaan? Cepat sekali!!!” ujarku

Niel menatapku heran “sejam yang lalu aku masih disitu…”ujarnya

“heh…?”

“kenapa masih keluyuran??” tanyanya

Heh?

“Niel-ah, bukannya aku…tadi..”

“hahaha,aku tau,asrama sangat membosankan kan??”

Ani…bukan itu…. Kalau Niel daritadi di perpustakaan,lalu siapa orang yang kutemui?

“Niel-ah,apa sebelumnya kau keluar dari perpustakaan?”

“ani…selama sejam aku disana…sendirian…kenapa?”

“ani…hanya saja…aku merasa bertemu denganmu sebelum aku balik ke asrama…”

“benarkah??? Atau kau baru saja bertemu dengan…” ujarnya mencoba menakutiku

“jangan bercanda,aku tidak percaya dengan yang begituan….!!!” Ucapku dingin

“ku dengar, sekolah ini memang sedikit angker…”

Hah…dia ingin menakutiku -__-

“sudahlah…lupakan…” aku mempercepat langkah tanpa memperdulikan ucapan Niel yang terus-terusan membuat diriku takut

“kau takut??” tanyanya

Huh,mana mungkin?

“tidak….” Jawabku kesal

“Jay-ah…berhenti!!!”

“untuk apa?”

“berhentilah sebentar!!”

“tidak…!!!” teriakku semakin kesal

“katanya,kalau kau lewat lorong itu sendirian,kau tidak akan bisa selamat….!!!”

-___-

“bilang saja kalau kau takut,dan ingin bersamaku kan?” ujarku seraya menoleh ke belakang

CHUU…. Tiba-tiba bibir Niel mendarat dipipi kananku

“bolehkan aku mencium pipimu…”

PLAK!!

“kau kira aku perempuan??”

Nada suaraku melemah saat aku mengatakan ‘perempuan’. Jangan-jangan Niel tau…

“kau seorang perempuan….”

Aku terdiam dan mulai bertindak seperti tak terjadi apa-apa

“jangan bercanda” ujarku seraya memukul lengannya pelan

“hari itu aku menemukan ini di kamarmu…”

Niel mengeluarkan secarik kertas kecil dari dalam sakunya

“kartu identitas dirimu yang sebenarnya…” ujarnya seraya memperlihatkan sebuah kartu pelajar padaku

“hahaha….ada-ada saja….” Sautku seraya melambaikan tangan di depan wajahku

“Kim Jia,siswi dari sekolah asrama cewek,Byorin High School,aku benarkan?”

Keningku mengerut. Niel tidak boleh tau!!

“siapa dia?”

“itu dirimu!!!”

“heh…masih berpikir kalau aku perempuan?”

“memang benarkan??”

Niel,orang keras kepala!

“siapa bilang aku perempuan!!”

Tuhan,selamatkan aku!!!

“apa perlu aku mencium pipimu lagi?”

“kau….!!!”

“wanita akan mudah tersinggung,benarkan?”

Aku tertunduk lemas

“mengaku lah….!!”

Aku menarik nafas. Aku menoleh menatap Niel dengan masam dan berjalan meninggalkannya

“ya! mau kemana?” ujarnya menarik pergelangan tanganku

“bukan urusanmu!!”

“heh,aku tidak akan melepaskanmu sebelum kau mengaku!!” ancamnya

“apa mau mu???” tanyaku dengan suara yang sedikit meninggi

“mengakulah…!!”

Aku hanya diam

“kenapa diam…?”

“sebenarnya apa mau mu heh??” nada suaraku semakin meninggi. Aku benar-benar marah sekarang

“katakan kalau kau memang perempuan….”paksa Niel seraya menggenggam pergelangan tanganku lebih kuat. Aishh…sakit…

Kenapa aku tidak bisa memukulnya? Seperti yang biasa kulakukan. Tenagaku seakan menghilang.

“kalau kau tidak mengaku,aku akan beri tahu semua orang kalau kau adalah seorang perempuan!!!”ancam Niel seraya menatap kedua mataku

“ANDWE!!!!!”  teriakku

“katakan….!!!”

“tapi kau harus buat perjanjian denganku!! Kalau sampai ada yang tau kalau aku perempuan, jangan berharap dirimu akan selamat,kau akan mati!!”

Niel tersenyum “kalau aku dibunuh oleh perempuan secantik dirimu,aku rela!!”

“KAU!!!”

Niel tertawa lalu memelukku “baguslah kalau kau ternyata memang perempuan….. “

Niel menunduk dan berbisik di telingaku

“aku menyukaimu….jadilah ke kasihku….”

Heh?

 ***

To Be Continued

***

Jangan lupa komen-komen ^^ kamsa

Advertisements

One thought on “THE PARALYZED part 6

  1. Ommoo…… Sumpah syok! Dr awal sama sekali g kepikiran kl jay itu ternyata cewe……

    Makin dibaca makin seru thor!! Pokoknya daebak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s