MAGIC IN LOVE part 3 (end)

  Magic in love part 3 (end)

Author : Choi Mina aka me

Casts :Lee Taemin (SHINee),Yun Songji (YOU)

Support Casts : all members of SHINee Park Misung, JunJyu Myu, Song Juri dan Kim Yora

Genre : romance,chaptered

Rating : PG17

NB : oh yak seperti biasa di part ini mungkin reader akan bingung coz reader akan menemukan tanda * >> di setiap pembicaraan Taemin dan Songji. Bila readers menemukan tanda *  pada Taemin seperti ini > *Taemin berarti yang bicara itu Taemin tapi di dalam tubuh Songji begitu juga jika readers menemukan tanda * pada Songji seperti ini > *Songji berarti yang bicara itu Songji tapi di dalam  tubuh Taemin. NB ini harus diingat-ingat yak supaya bacanya ga rada bingung gitu

Trus cerita ini masih ada lanjutannya tapi dengan judul yang berbeda

okey deh Selamat membaca ^^

***

_Last Episode_

*Songjipun meraih kepala *Taemin dengan kedua tangannya sehingga membuat kepala *Taemin menengadah keatas menatap wajahnya. Jarak wajah mereka hanya tinggal beberapa centi lagi. *Songji memiringkan sedikit kepalanya. Keduanyapun menutup mata.

Dan…

_Last Episode End_

“woh…sepertinya ada yang lagi mesra-mesraan…cih..”ejek seseorang

*Songji dan *Taemin serentak memalingkan wajah mereka ke suatu arah. Mereka melihat enam orang(aku pinjam dulu uda B2st yak,hahaha *digampar!*)gengster seraya membawa tongkat besbool yang berada tak jauh dari *Songji dan *Taemin (bagian yang ini aku bayangin setting di Gokusen-1,tau kan?)

“woh anak-anak sekarang benar-benar,aishh..!”kata salah seorang dari para gengster itu

“dasar anak ingusan!!”ucap teman mereka yang lain

“YA apa yang kalian inginkan??”tanya *Songji seraya berteriak

“heh,bocah ingusan!!kami ingin gadis itu”ucap para gangster seraya menunjuk *Taemin dengan besbool mereka

“aku??”kata *Taemin seraya menunjuk dirinya sendiri

“YA kami menginginkan kau!!”Para gengster itu serentak tertawa

“Taemin-ssi apa yang harus kita lakukan??”tanya *Songji seraya berbisik

“kalau aku sudah menghitung sampai tiga,kita lari!!”

“bo??”

“hana…tul…set…lari…”

*Taemin menggengam erat tangan *Songji mereka berlari sangat kencang. Dan para gengster itupun mengejar mereka.

“ya…bocah,ingusan,kembali kalian!!”teriak para gangster

“Ya Taemin-ssi aku lelah…”rintih *Songji yang berlari dibelakang *Taemin

“bertahan lah sampai ke gang di depan sana! Tidak mungkin kita berhenti,mereka terus mengejar kita!”ucap *Taemin

“aku tidak kuat lagi…”

“Ya *Songji-ssi..”kata *Taemin seraya menatap *Songji yang pucat pasi

“YA BOCAH INGUSAN MATI KALIAN…”teriak para gangster lagi

“Taemin-ssi…”

“aishhh…aku tidak mungkin menggendongmu!!ah…kkajja kita lewat sini…”

*Taeminpun menarik *Songji kedalam sebuah gang sempit yang lain,dan mereka berlari hingga memasuki perkarangan belakang salah satu rumah warga. Masuk mengendap-ngendap dan bersembunyi di belakang sebuah tanaman.

“kita aman disini!”

*Songji menatap tangan mereka yang saling tergenggam. Ia merasakan atmosfer yang aneh. Dan  berbalik menatap *Taemin yang sedang memasang tampang was-was,menoleh kekiri dan kekanan,melihat apakah para gangster itu tetap mengejar mereka.

“apa Taemin tidak merasakan sesuatu?”ucap *Songji dalam hati,jantungnya berdetak dengan ritme yang sangat cepat dan itu sangat membuyarkan konsentrasinya saat ini.

“Songji-ssi…”

“aa…ne…” jawabnya tergagap

“sepertinya gangster gadungan itu sudah tidak mengejar kita lagi!”ucap *Taemin seraya melihat keadaan

“aa…ne…se-per-tinya…”ucap *Songji makin tergagap

“Songji-ssi kau kenapa? Kau pucat”ujar Taemin seraya memegang kedua pipi gadis itu

“aaa…a..a..ani..anio…”

“aish…kau pasti takut…liat tubuhmu mulai menggigil”ucap *Taemin seraya menatap kening *Songji yang basah

Dengan santai iapun melap keringat yang membasahi pelipis *Songji dengan punggung tangannya. Sedangkan *Songji terus memperhatikan *Taemin. *Songji lagi-lagi merasakan atmosfer yang semakin aneh.

“ya ampun Taemin-ssi,ini bukan karena gangster itu,tapi karena kau…”ujar *Songji dalam hati

“gwenchana??”tanya Taemin memastikan

Deg…

“n..n.ne..ne…”jawab *Songji gugup.

“Taemin-ssi…beri aku waktu untuk memikirkannya!”

“waktu untuk memikirkan apa???”tanya *Taemin heran

“aku tidak akan melakukannya!! ini terasa konyol”

“ooh..itu..baiklah” ucap*Taemin seraya mengangguk tanda mengerti dengan maksud percakapan *Songji itu

“bagaimana??”

“OK,aku beri waktu sehari!”ucap *Taemin memberikan kelonggaran

“satu minggu bagaimana???”tawar *Songji

“babo!!kau pikir aku betah berada di dalam tubuhmu??ani..cukup satu hari!!”ucap *Taemin seraya memukul kepala *Songji dengan pelan

“yak sakit,babo!!”

“aku hanya memukulmu dengan pelan,dasar!sekarang giliran aku yang memukulmu!”

“kau yang babo!!! jangan memukul kepalamu sendiri!kalau kau ingin memukulku pukul saja kepalamu!!”

“huh…siapa yang cheater heh??”gumam *Taemin kesal

“ok,besok tunggu aku ditaman kota jam 1 siang,kau mengerti??aku pulang!”

*Taemin mengangguk tanda mengerti

“jakkaman!sebenarnya siapa yang bodoh sih?kau atau aku??”

“ya apa maksudmu heh?” *Songji kesal,dan hendak mengarahkan pukulannya ke *Taemin,tapi dengan cepat *Taemin melindungi kepalanya sebelum *Songji mendaratkan pukulannya.

“kau adalah aku,dan aku adalah kau,mungkinkah kau pulang dengan berpenampilan seperti laki-laki??”

“aishh..aku lupa..”ucap *Songji seraya memukul jidatnya

“jadi bagaimana??”tanya *Songji bingung

“begini,kalau kau mau,untuk sementara waktu kita bertukar posisi,kau menginap dulu di apartementku dan aku menginap di rumahmu sampai besok,bagaimana??”kata *Taemin memberi ide

“hah,baiklah tidak ada jalan lain,aku setuju!oke sampai bertemu besok!”

“Jakkaman!!aku tidak tau rumahmu dimana!”

“aishh…” *Songji kemudian menggelengkan kepalanya “hah… sepertinya kau tidak perlu ke rumahku,dan aku tidak perlu kembali ke apartementmu!!ini akan menambah masalah!!”

*Taemin berpikir sejenak kemudian mengangguk setuju “lalu??”

“kita kembali ke rumah sakit!!”usul *Songji yakin

“aishh…itu tidak mungkin!!siapa yang akan membayar perawatan??”

*Songji menengadahkan kepalanya menatap langit yang kelam “lalu?kita bermalam dimana??”tanya *Songji meminta saran

“yah..itu yang aku tak tau!!”

“aishh…BABO!!”pekik *Songji tepat mengarah ketelinga *Taemin

“YA,kalau terjadi gangguan pada telingamu,aku tidak tanggung jawab!!”saut *Taemin sambil mengusap-ngusap telinga kirinya

*Songji berpikir lagi. Menimbang-nimbang akhirnya ia memutuskan sendiri.

“kita,kembali kerumah sakit!!”ujarnya

Saat *Songji dan *Taemin hendak ke rumah sakit. Tiba-tiba saja terdengar teriakan yang sangat keras.

“YA BOCAH SIALAN!!!”

“aishh,gangster itu lagi”gumam *Taemin,seraya mengacak-ngacak rambutnya frustasi

Para gangster yang mengejar mereka waktu itu saat ini berada di depan mereka. Masih tetap dengan membawa beberapa tongkat besbol. Sepertinya para gangster itu tak akan menyia-nyiakan kesempatan mereka lagi.

*Taemin menoleh kea rah *Songji. Di tatapnya gadis itu lalu menggenggam tangannya. Tanpa berkata apa-apa,*Taemin menarik *Songji,berlari secepatnya agar para gangster itu tidak dapat menangkap mereka.

Mereka terus berlari,sialnya para gangster itu tetap mengejar mereka,namun kali ini lebih kencang dan cepat. *Taemin menoleh kebelakang,jarak mereka dengan para gangster itu hanya beberapa meter lagi. Tapi *Taemin dan *Songji tetap berlari,apapun yang terjadi mereka harus menyelamatkan diri.

“Taemin-ssi,bagaimana ini,mereka terus mengejar!”ucap *Songji dengan napas tersengal-sengal

“sepertinya kita tidak akan selamat!”keluh *Taemin

“ya kau jangan bicara seperti itu!!!”balas *Songji

*Taemin dan *Songji terus berlari,berlari sekuat tenaga meski kepenatan menghadang mereka.

*Songji perlahan menggumamkan sesuatu. Sesuatu yang sangat ia harapkan,ia sangat butuh keajaiban,keajaiban yang dapat menolongnya saat ini.

*Taemin menatap *Songji dengan heran,dari tadi ia terus memperhatikan gadis itu. Menggerak-gerakkan bibirnya,seperti mengucapkan sesuatu.

“ya,apa yang kau ucapkan??” tanya *Taemin dengan napas naik turun

“bukan urusanmu”jawab *Songji ketus

“dapat!!”

*Taemin menoleh kebelakang. Sial. Itu kata yang patut ia dapatkan. Para gangster itu kini berada di depannya. Meraih tangannya dan hendak membawa *Taemin pergi.

“Songji-ssi”teriak *Taemin

*Songji yang berlari didepan *Taemin seketika berhenti mendengar teriakan pria itu. ditatapnya *Taemin dan para gangster bergantian.

“kami bawa dia,hahaha…”ucap para gangster seraya menyentil dagu *Taemin

“aish,tubuhku!!!”teriak *Songji kesal. Iapun berlari menghampiri para gangster itu dan memukul salah seorang dari mereka.

“jangan coba-coba menyentuh tubuhku!!”bentak *Songji dan kembali memukul para gangster itu

“YA BERANINYA KAU MEMUKULKU!!”teriak gangster yang mendapat pukulan dari *Songji.

Gangster itupun membalas *Songji,dipukulnya wajah gadis itu hingga meninggalkan bercak merah di tepi bibirnya.

“YA BERANINYA KAU MEMUKUL WAJAHKU!!” teriak *Taemin dan membalas  gangster itu.

“ayo kita pergi…”

*Taemin meraih tangan *Songji. Aksi kejar-kejaranpun berlanjut. Lari,memang itulah jalan yang tepat bagi mereka.

“apa rasanya sakit?”tanya *Taemin khawatir

“yah sedikit..”jawab *Songji santai

“aish,apa sebenarnya yang mereka inginkan?”batin *Taemin seraya menoleh kebelakang melihat keberadaan para gangster yang tidak lelah terus-terusan mengejar mereka berdua.

Lagi-lagi *Songji menggumamkan kata-kata itu. Yah mungkin saja dia menganggap kata-kata itulah yang dapat membuat hatinya tentram. Dan lagi pula kata-kata itu yang ada didalam pikirannya.

Selama berlari,*Taemin terus saja memperhatikan *Songji. Gadis itu selalu menggerakkan bibirnya,seperti ada sesuatu yang lagi-lagi ia gumamkan. Dengan rasa penasaran ia kembali bertanya

“apa yang kau gumamkan??”

*Songji menoleh menatap *Taemin dan tersenyum datar

“aku berdoa…”jawabnya

“bolehkah aku tahu apa yang kau ucapkan?”

*Songji menggelengkan kepalanya “kau pasti tahu”

*Taemin berpikir sejenak. Kemudian ia tersenyum dan kembali menatap *Songji sebentar

“Songji-ssi,kau melihat gang yang ada di depan sana?”tanya *Taemin dengan nada yang kacau akibat kelelahan

“yah…”jawab *Songji

“kau berlari kesisi kirinya dan aku berlari kesisi kanan,kita akan bertemu di satu gang setelah memasuki gang itu,kau mengerti?”

*Songji mengangguk mantap. Merekapun berlari dan memasuki gang seperti yang direncanakan *Taemin. Dan para gangster gadungan itupun kewalahan mengejar mereka. Mereka berhenti sejenak memikirkan siapa yang akan mereka kejar. Akhirnya mereka memutuskan tiga orang memasuki gang sebelah kanan dan tiga orang lagi memasuki gang sebelah kiri.

Di ujung gang *Songji dan *Taemin bertemu. Dengan cepat *Taemin meraih tangan *Songji dan keduanyapun kembali berlari memasuki gang sempit yang lain namun sangat gelap. Mereka berlari kencang tanpa dapat melihat jalan yang mereka lewati. Gang itu benar-benar gelap,membutakan kedua mata mereka. Tak sengaja *Taemin tersandung sesuatu hingga akhirnya terjatuh,dan impasnya *Songjipun ikut terjatuh. *Songji berada di atas tubuh *Taemin dalam posisi mencium pipi pria itu. Keduanyapun menutup mata dalam waktu yang agak lama.

Sementara itu,para gangster yang mengejar mereka,kehilangan jejak. Mereka tidak dapat menemukan *Songji dan *Taemin. Akhirnya mereka memutuskan untuk melepas *Taemin dan *Songji.

***

“apa kau baik-baik saja?”tanya Taemin seraya meraih tubuh Songji dan membantunya berdiri

“ne…”jawab Songji

Lalu keduanyapun menatap satu sama lain. Melihat perubahan yang terjadi pada mereka. Spontan Taemin menunjuk Songji dan begitu pula dengan Songji.

“kau…?”ucap mereka berbarengan

Keduanyapun tersenyum dan tertawa.

“kita kembali…aku kembali…”teriak Taemin seraya merentangkan kedua tangannya ke atas

“apa kau membaca mantranya juga?”tanya Songji

“yah,menurutmu?”

Songji tersenyum dan memperhatikan dirinya lagi,berkali-kali. Benar saja ia sudah mendapatkan tubuhnya kembali.

“Taemin-ssi,tapi kenapa ini bisa terjadi?”tanya Songji heran

Taemin mengangkat kedua bahunya “entahlah,yang penting aku sudah kembali ke tubuhku”

“tapi,kata paranormal itu…”ujar Songji

Taemin merapatkan jari telunjuknya ke bibir Songji “jangan pikirkan kenapa ini terjadi, semua sudah berakhir……”sanggah Taemin seraya tersenyum senang

“itu berarti….hari-hariku bersamamu sudah berakhir??”batin Songji

“ayo,aku akan mengantarkanmu pulang,tunjukkan dimana rumahmu…”

***

Taemin dan Songji berhenti di depan sebuah rumah mewah bergaya traditional. Cukup lama Taemin memperhatikan rumah itu,kemudian ia kembali tersenyum

“rumah yang bagus”pujinya

“gamsahamnida…”ucap Songji

“baiklah,aku pergi…annyeonghigaseyo…”pamit Taemin

“Taemin-ssi,jakkaman!!tidak mampir sebentar?”tanya Songji seraya berharap Taemin menerima tawarannya itu

“ani,terimakasih…”

“jakkaman!”

Taemin berhenti lalu menatap Songji lagi

“lukamu?”tanya Songji

Taemin menyentuh bibirnya dan kembali tersenyum lepas “yah sedikit…tapi rasa ini akan hilang jika aku melihatmu tersenyum…”

Deg,,,

Songji terdiam untuk waktu yang cukup lama

“jangan pikirkan hal itu Songji,dia sama sekali tidak mencintaimu”batin Songji dalam hati

“YA…bolehkah aku mampir kerumahmu dilain waktu,yah kalau kau tidak keberatan…”ucap Taemin

“aku akan menunggumu Taemin-ssi…”

“aishh,kenapa kau memanggilku dengan embel-embel ssi?panggil aku Taemin-ah…”protes Taemin

Songji tersenyum datar “ya ya baiklah Taemin-ah…”

Taemin kembali menghampiri Songji dan membisikkan sesuatu ke telinga gadis itu

“sepertinya aku…” Taemin berhenti,tak melanjutkan kata-katanya.

Taemin melepaskan kalung yang melingkar di lehernya  “melupakan sesuatu…”

“simpan kalung ini baik-baik,jangan sampai kau bertabrakan lagi…itu akan sangat menyusahkan…”ucap Taemin seraya memberikan kalung itu pada Songji

Songji tersenyum dan mengambil kalung yang berbentuk love itu dari Taemin

“sampai jumpa,semoga kita bertemu dilain waktu…da…” Taemin membungkuk sedikit lalu melangkah pergi

Songji menatap Taemin yang semakin lama menghilang dari pandangannya. Ia tersenyum tanpa sadar setitik air mata jatuh dari bola matanya

“apa aku akan kehilangan dirimu Taemin-ah?dan kenapa aku sangat mencintaimu…??”gumam Songji perlahan

***

Aku akan sangat merasa kehilangan bila tanpamu. Aku akan sangat sedih bila tidak melihatmu. Aku akan sangat kesal bila tidak bergurau denganmu. Aku akan sangat pilu bila tidak melihatmu tersenyum. Dan Aku akan MATI bila kau tidak mengetahui rasa CINTA yang kupendam untukmu.

THE END

***

Cerita ini masih ada lanjutannya tapi dengan judul yang berbeda,so tungguin cerita selanjutnya yah ^^

Dan jangan lupa untuk TINGGALIN KOMEN karena itu SANGAT BERARTI DAN BERHARGA BAGI SAYA!!! =)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s