Gadis Hujan

Title : Gadis Hujan

Author : Choi Mina aka me

Casts : all members of SHINee,Gadis hujan (YOU)

Genre : oneshot,rumit *hoho*

Rating : PG15

NB : fanfic ini aku bikin ngebut,jadi mian kalau ceritanya rada aneh,trus anggap kalian yang jadi gadis hujan itu yak 🙂

***

Pernahkah kau memikirkan sesuatu yang begitu rumit?

***

Pukul 10.00 malam setelah semua members SHINee melakukan aktifitas mereka

“hah,aku lelah..”ujar Key membuka pembicaraan malam itu

“sama,aku juga lelah, minho-ya sekaligus ambilkan aku air minum”pinta Onew ke Minho yang sedang beranjak menuju dapur

“ne..”saut Minho dari dapur

“sekaligus cemilan”tambah Key

Minho balik menghampiri hyungnya yang sedang berada di ruang tengah sambil membawa dua botol minuman dingin

“mana cemilannya?”tanya Key

“habis..”jawab Minho singkat

“aishh,aku lapar..”

“biar aku yang membeli” tiba-tiba si maknae hadir diantara mereka berempat

“ya,bagus kalau begitu”ujar Key

“ya..kau!”ucap Onew seraya memukul Key

“wae?”tanya Key

“kau membiarkan Taemin keluar malam jam segini?lagian mana ada toko makanan yang buka!”

“masih ada kok hyung,supermarket di ujung jalan”jawab Taemin

“tapi..”

“tenanglah..”ucap Taemin meyakinkan Onew bahwa dirinya akan baik-baik saja

“ya,tapi kau jangan lupa bawa payung,diluar gerimis”

“gwenchana,hanya gerimis kan?baik aku pergi..”

“Taemin-ah hati-hati..”ucap Jonghyun

“ne..hyung..”

Dan bergegaslah Taemin menuju supermarket yang dimaksud yang berjarak sekitar 100 meter dari apartement mereka.

Setelah menghabiskan waktu beberapa menit di seupermarket ,ia pun kembali lagi ke apartement sambil membawa 2 kantong plastic besar yang berisikan cemilan pesanan Key,Minho,Onew,Jonghyun dan cemilan kesukaannya.

Perjalanannya terhenti sejenak karena tiba-tiba hujan yang datang entah dari mana mengguyur deras. Menambah kelamnya malam saat itu. dan terpaksa ia memilih berteduh di sebuah halte.

Taemin melirik arlojinya. Dua menit berlalu,tapi hujan belum juga berhenti,dua menit terlalu lama baginya,mengingat hyung-hyungnya yang menahan kelaparan.

“sebentar lagi reda kok”gumam Taemin

Sambil menunggu redanya hujan,ia memilih untuk bersantai sejenak di halte itu. Selain dirinya ada juga seorang bapak yang sepertinya sedang menunggu kedatangan bus dari halte sebelumnya.

“ajussi,anda mau kemana?”tanya Taemin ramah

“ah,aku mau ke Daegu,istriku masuk rumah sakit”jawab Bapak itu

“oh…itu bisnya”ujar Taemin saat melihat bus yang datang dari arah barat

“aku pergi..”pamit Bapak itu sopan

Taemin membungkuk dan tersenyum

_5 minutes letter_

Taemin menengadahkan tangannya keatas. Telapak tangannya merasakan ribuan hantaman air dari langit.

“sampai kapan aku harus menunggu”gumamnya pelan

“kalau saja aku mematuhi perintah Onew hyung,tak kan begini jadinya”pikirnya

“hah..iya..ponsel”ucap Taemin seraya menjetikkan tangannya

Namun saat iya meraba kantong sakunya ia tak mendapatkan apa-apa. Ia lupa bawa ponsel. Rencana menelpon jemputan gagal total.

“huft..mian hyung,hujannya sangat lebat”gumamnya kesal

Beberapa saat setelah itu,tampak seorang gadis berlari dari arah timur menuju halte yang sama dengannya. Taemin terhenyak dari lamunannya karena melihat tingkah gadis itu. Menggerutu dan berteriak. Hey apa dia gila?

Gadis itu memakai jacket abu-abu dan celana jins yang sudah basah kuyub terkena hujan. Penampilannya sungguh sederhana. Di tambahlagi dengan gaya rambut yang dibiarkan terurai tanpa ada pernak-pernik yang menghiasi rambutnya yang hitam itu. Tingginya yah cuman rata-rata,dan dia tidak memiliki kulit yang putih. Sao matang mungkin. Gadis itu tampak menggigil kedinginan. Terbesit di pikiran Taemin untuk membantu gadis itu menghangatkan tubuhnya. Tapi apa yang harus ia lakukan,ia sama sekali tidak membawa jacket. Hanya kaus oblong yang menutupi tubuhnya yang juga mulai menggigil.

“aishh tidak biasanya aku mengomentari penampilan seseorang”ucap Taemin dalam hati

“hujan sialan”ucap gadis itu kesal

Taemin menatapnya heran,bukan karena melihat kelakuan gadis itu tapi karena bahasa yang ia gunakan. Taemin mengernyitkan dahinya,tanda tak mengerti.

DRRrrrTTT

Juliette! yeonghoneul bachilkkeyo,Juliette! jebal nal bada jwoyo

Ponsel gadis itu berdering,segera ia mengangkat ponselnya dan meneriaki orang yang berbicara padanya.

Lagi-lagi dahi Taemin membentuk guratan. Ia tidak mengerti apa yang diucapkan gadis itu.

“Taemin-ah..”panggil seseorang

Taemin menoleh keasal suara. Ia melihat Key berlari menghampirinya dengan payung yang tergenggam di tangan kirinya

“hyung..”saut Taemin

“mian,aku lama menjemputmu”ujar key sesal

“gwenchana..”

“kkajja..”

“ne..”

Sebelum meninggalkan halte Taemin menyempatkan melihat gadis itu sekali lagi. Ketika menoleh kebelakang ia tidak menemukan orang lain disana. Kemana dia?

“ya Taemin-ah apa yang kau pikirkan?”tanya Key menyadarkan Taemin dari lamunannya

“anio…”jawab Taemin

Taemin tersenyum manis seraya berpikir. Ia tidak mengerti dengan jalan pikirannya sekarang. Mengapa ia merasakan ada sesuatu pada gadis itu. Gadis yang sangat sederhana. Mmm..sungguh pikiran yang begitu rumit.

***

comment yo ^^

Advertisements

3 thoughts on “Gadis Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s