dIAlOgUE chap. 2

Title: DIA-LO-GUE (DOGU) chap. 2

Autor: Choi Mina aka me

Casts : Park Eun Lin(YOU),Lee Taemin(SHINee),Baek Suzy(Miss A),Gi Kwang (B2ST)

Support Casts : Rie Sunni, Cho Sohwa, Ahn Minji,Kim Jung Su

Genre: romance

Rating: PG15

NB : ff ini udah lama,baru sekarang di publish

***
opening sound SHINee-hello

_flashback_

Dia tertawa mendengar perkataanku
“kau sangat lucu!”
Deg…apa yang terjadi dengan jantungku,terasa berdetak dengan cepat
“ya oppa jangan bilang begitu”aku merasakan panas disekitar wajahku,apa saat ini wajahku memerah?
“apa kau malu?”tanyanya lalu mendekatkan wajahnya ke depan wajahku. Kurasakan wajahku tambah panas
“ya oppa”aku mendorong kedua bahunya,dan sekilas aku melihat diseberang sana Suzy mencium pipi Taemin.
Deg…jantungku berdetak sangat cepat. Dan kurasakan mataku mulai berair.

_flashback end_

Cepat-cepatku alihkan pandanganku dari sana. Aku menundukkan kepalaku berusaha untuk tidak menangis. Dan yang lebih penting lagi agar aku tidak dicurigai oleh Gi Kwang oppa. Aku tidak ingin ia menanyai yang tidak-tidak tentang perasaanku yang tidak jelas soal Taemin.

“hei kau kenapa????”
Deg mengapa Gi kwang oppa tiba-tiba bertanya padaku???
Aishhh,,,apa aku harus menjawabnya???

“ng…aku baik-baik saja kok?”aku berusaha mengelak

“hey kau menangis???”tanyanya saat aku menatapnya

“ng tidak kok…hehe”jawabku berusaha untuk tetap bertindak normal

“kau jangan bohong…”

“mmm…anioo…mungkin aku…”tanpa sadar aku melihat lagi pemandangan yang tidak enak didepanku. Taemin mengacak rambut

Suzy dan tertawa bersamanya. Sepertinya mereka memang saling mencintai. Perlahan air mataku menetes. Aishh mengapa aku sedih???apa aku benar-benar menyukai Taemin??. Aku melap mataku yang sedikit basah dengan kedua tanganku. Dan saat itu Gi kwang oppa menatapku dengan heran.

“Oh jadi dia yang membuatmu sedih??”tanya Gi-kwang oppa sambil ikut memandangi Taemin dan Suzy.

“ng siapa???”tanyaku

“Taemin”

“oh…oppa aku harus ke kelas,sepertinya jam pelajaran pertama mau di mulai”aku mencoba untuk mengalihkan pembicaraan.

“oh ne…sepertinya begitu,ayo masuk kelas!!”Gi kwang oppa pun bangkit berdiri dan menarik lenganku
Tanpa mendapatkan persetujuan dari ku ia langsung mengantarkan aku ke kelas

***

Aku duduk dengan lesu di kursiku. Setelah Gi Kwang oppa mengantarku kedalam kelas,bel masuk berbunyi menandakan jam pelajaran pertama akan dimulai. Dengan malas ku keluarkan setumpuk buku yang berjudul matematika yang tertera di sampul depannya. Kuperhatikan teman-teman sekelasku. Mendadak mereka semua masuk kedalam kelas dan duduk rapih di kursi mereka masing-masing tanpa mengeluarkan sedikitpun suara. Sampai saat ini aku belum melihat suzy dan taemin di dalam kelas. Apa mereka pergi kencan??aissh…siapa yang peduli dengan mereka??

Untuk menghibur rasa kekecewaanku,aku mengambil pena dari dalam kotak pensil lalu perlahan mengetukannya ke kepala Rie

“ya Eun!!”Rie berteriak sambil menolehkan kepalanya kebelakang

“ya kalian berdua,jangan berisik sebentar lagi pak guru masuk,apa kalian ingin kena marah heh?”teriak ketua kelas,Hyunje

“ya benar,kalian ingin kita semua kena marah sama pak guru??”sebagian teman-temanku juga ikut memarahiku. Tadinya ingin menghibur hati tapi taunya malah bikin sakit hati. huh!!!

“Ya eun kau tidak tau siapa guru matematika kita?ku sarankan,nanti selama jam pelajaran ini kau jangan berbicara padaku,mengerti!!!”ucap Rie

Aku mengangguk manandakan mengerti. Dengan tampang cemberut, ku tundukkan kepalaku. Aku sudah berniat untuk tidak menyimak pelajaran nanti.

Sedetik kemudian Hyunje bangkit berdiri dari duduknya dan meneriakan selamat pagi. Sontak semua teman-temanku dan juga aku mengikuti aba-aba sapaan yang tak asing lagi kami lakukan setiap hari.
Seorang guru masuk kedalam kelas dengan sebuah spidol yang tergenggam di tangan kanannya. Semua mata tertuju pada laki-laki itu yang akan mengajarkan ilmu pasti pada kami. Apa teman-temanku tidak menyadari,guru setampan dia di anggap menyeramkan atau sejenisnya?

“ya Eun…dia bukan guru matematika kita”Rie yang duduk di depanku mengeluarkan suara yang pelan
Ku eja lagi kata-katanya barusan.

“apa maksudmu??”tanyaku tak mengerti tanpa mengeluarkan suara

“Eun apa yang kau katakan,aku tidak mendengarnya!!??”ulang Rie

“hey tadi kau menyuruhku untuk tidak bicara,aishhh kau kenapa?apa kau mau kita kena marah sama dia?”ucapku juga dengan tengah berbisik lalu memandang soengsenim itu

“yah aku tau,tapi dia bukan guru matematika kita!”

“kau bercanda?”

“anioo…aku tidak bercanda,mana ada guru galak yang setampan dia”ucap Rie sambil sesekali melirik soengsenim itu.

Ku lihat semua teman-temanku kembali memasang tampang ceria,bahkan ada yang saling berbicara. Kelas yang tadinya diam seribu bahasa, kini sudah seperti keadaan di pasar,ributnya minta ampun!!
Beruntung kalau begitu. Yah cukup lumayan,untuk sementara waktu namja ini bisa mengobati sakit hatiku. Tak buruk untuk tidak membenci pelajaran matematika saat ini. Bagaimana tidak,tak kan ada seorangpun yang tak mau belajar matematika hari ini.

Ditengah-tengah pembicaraan aku dan Rie,soengsenim itu mengetukkan spidolnya pelan ke papan tulis. Teman-temanku segera menghentikan obrolan mereka. Dengan sedikit berdehem soengsenim itu mulai angkat bicara.

“mohon tenang sebentar!!”
Keadaan hening sejenak,lalu soengenim berbicara lagi

“Key seongsenim tidak hadir hari ini,untuk itu kalian di tugaskan mengerjakan beberapa tugas, yang nantinya akan dikumpul setelah pelajaran matematika usai ”

Kelas mendadak heboh, mendengar berita yang disampaikan soengsenim itu. semua berteriak kegirangan.

“anak-anak tenang!!”

Semua terdiam

“kalian harus mengerjakan no 1-50,halaman 145!!”
Seisi kelas kembali heboh.

“tolong keluarkan kertas selembar!!”perintah soengsenim
Tanpa membantah semua mematuhi perintah soengsenim

“bagi kalian yang tidak mengerti, tolong tanya sama bapak!!!”ucap soengsenim

“yah…parah banget Kibum seongsenim,ini penyiksaan!!”bantah Rie

“ya tidak ada yang membantah!!kerjakan saja tugas kalian!!”teriak soengsenim yang kebetulan mendengar ucapan Rie.
Rie terdiam lalu mulai mengerjakan soal matematika yang sungguh luar biasa sulitnya.

“siapa yang tidak hadir hari ini?”tanya soengsenim

“semua hadir pak!”jawab hyunje

“tapi kenapa ada dua kursi yang kosong??”

Semua menghentikan mengerjakan latihan,lalu memandang dua kursi yang masih tak ada penghuninya,kursi Taemin dan Suzy. Di saat yang bersamaan ada seseorang yang mengetuk pintu kelas,bukan satu tapi dua.

Semua kembali menoleh ke pintu, disitu ada orang-orang yang sedang di pertanyakan keberadaannya saat ini

“permisi pak!mian kami terlambat!!”salah seorang dari mereka berdua bersuara,Taemin, di belakangnya ada Suzy

“kenapa kalian terlambat?apa kalian baru selesai kencan?”
Pertanyaan soengsenim membuat kelas kembali heboh. Aku,Rie,Minji,Sohwa dan Ryuka saling berpandangan.

“masuklah,lain kali kalian jangan terlambat!!”tegur soengsenim

“terimakasih pak”jawab taemin dan Suzy berbarengan. Dan masuk ke dalam kelas.

Aku kembali melanjutkan membuat tugas. Sekarang aku lebih memfokuskan diriku pada pelajaran. Mulai sekarang aku harus melupakan Taemin. Anggap dia tidak ada di dunia ini. Ataupun memang tidak ada sama sekali.

“hey kau bikin tugas?halaman berapa?”

Deg…mengapa taemin tiba-tiba bertanya padaku. Lebih baik aku diam,entah mengapa aku lebih senang kalau dia tidak bicara padaku.

“ya aku tanya halaman berapa?”taemin mengulangi pertanyannya kembali

Aku sedikit menoleh lalu tidak memperdulikan pertanyaannya barusan.
Aku tetap berkonsentrasi mengerjakan soal-soal matematika ini.

“hey!! apa kau siswi baru?”

Pertanyaannya ini sangat membuatku kesal. Kuturunkan sedikit posisi kacamata dari mataku lalu menatapnya dengan tatapan menjijikan.

“ya, memangnya kenapa?kau berisik!!jangan bicara padaku lagi!!”

Ups..ada apa denganku?Taemin tidak salah apa-apa!!apa yang kuucapkan barusan padanya??apa dia marah??tenang Eun,rasa kekecewaanmu sudah terbalaskan!

Taemin pov

Ya kenapa dia?aku kan tanya baik-baik.

“jung!!”aku memanggil jung yang duduk di sebelah kiriku. Dia tampak serius mengerjakan tugas matematika. Aku menggoyang-goyangkan mejanya.

“ya ada apa?”saut jung,tanpa menoleh padaku

“aku ingin tanya sesuatu,ku mohon kau harus menjawabnya”

“ya apa?”tanyanya masih tanpa menoleh kearahku

“apa yoja yang duduk disebelah kananku ini siswi baru?”tanyaku dengan suara berbisik
Jung berhenti menulis lalu menatapku. Dengan menaikkan satu alis sebelah kanan dia menjawab

“ya ampun, sudah dua hari dia berada di kelas ini!!kau baru sadar sekarang??”
Jung menggelengkan kepalanya

“padahal kau orang yang duduk berdekatan dengannya,seharusnya kau orang pertama yang mengetahuinya,aishh dasar kau ini”

Jung memukul kepalaku

“ya sakit!”jawabku sambil mengelus-ngelus kepalaku

“cepat kerjakan tugasmu!!halaman 145,1-50”perintah jung

“ne..”jawabku

Akupun mengeluarkan buku cetak beserta buku latihan matematika.
Aku masih penasaran,mengapa yoja itu memarahiku,memangnya apa salahku?apa mungkin dia sedikit gila?atau tidak waras?atau stress?
Halah..sama saja..Sudahlah,jangan ambil pusing. Taemin ayo kerjakan tugasmu!!

Eun pov

Sejak tadi taemin tidak lagi bertanya padaku,dia malah menghabiskan waktu membuat tugas berbincang dengan jung,tak sengaja aku mendengar percakapan mereka berdua

“hey taemin!!”

“ne..”

“apa kau dan Suzy sudah pacaran??”

“memangnya kenapa?kau cemburu?”

“ya aku cemburu,sejak kapan?”.

Taemin diam lalu menjawab“baru-baru ini”

“kau tidak pernah menceritakannya padaku!”ucap jung lalu mendesah

“ya kau kenapa?apa aku harus mengatakannya padamu?”

“ya kau ini!!aku kan sahabatmu!!sebaiknya kau mengatakan ini padaku!!”

“ne mianhae”

“yah aku kalah cepat darimu!”

Taemin tertawa lepas

“tapi tak papalah…Suzy beruntung memilikimu”

“kau ini,Hyenni mau kau apakan?”

“aku hanya bercanda..bagaimana klau kita rayakan,hari jadianmu?”

“yah aku tidak bisa hari ini”

“wae?”

“aku harus cepat pulang,karena ada urusan keluarga”

“siapa?”

“entahlah”

“ya ayolah,nanti malam kita rayakan,hanya sebentar,ok bro??”

“aku tidak janji”

Percakapan merekapun terputus,ketika soengsenim memukul kepala mereka berdua dengan spidol.

“ku lihat dari tadi,kalian berdua trus mengobrol dan tidak menyelesaikan tugas kalian,cepat kerjakan!”marah soengsenim

“ne soengsenim”jawab mereka serentak

Aku masih tak percaya dengan apa yang barusan ku dengar. Gossip yang selama ini beredar,memang kenyataan!!!

Dan entah kenapa hatiku mengalami rasa yang sama saat di belakang sekolah tadi. Rasanya sakit sekali!

TBC

***

comment2 ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s