Pria Cantik Jatuh Cinta pada Gadis Cantik

TITLE : Pria Cantik Jatuh Cinta pada Gadis Cantik

AUTHOR : CHOI MINA aka me

CASTS : Lee Taemin (SHINee),Sun Hana,Lee Song Jung

GENRE : ROMANCE

RATING : PG+15

***

Begitu cantik kah kau sehingga membuat orang-orang yang berada disekitarmu luluh hanya dengan melihat wajahmu yang cute itu? ramuan apa yang kau gunakan sehingga mereka selalu saja menilaimu sebagai seseorang yang perfec dengan kecantikan yang kau miliki?Cih..aku jijik mendengar mereka yang selalu memujimu seperti anak perempuan,kau seorang laki-laki,tidakkah mereka sadar?

***

SMA Chungdam di getarkan oleh perkelahian dua orang makhluk manusia,Taemin dan si ratu cerewet Sun Hana. Dari dulu hingga sekarang mereka selalu bertengkar seperti anjing dan kucing,tidak pernah akur. Padahal masalah yang selalu mereka ributkan hanya persoalan kecil. Lihat saja seperti kejadian hari ini,mereka meributkan semangkuk ramen,hanya semangkuk ramen!

“kembalikan ramenku”pinta Hana seraya merebut semangkuk ramen dari genggaman taemin

“hey,ini punyaku,aku yang duluan memesannya bukan kau” bantah taemin seraya merebut ramennya kembali dari tangan mungil Hana. orang-orang yang berada disekitar mereka hanya menyaksikan perkelahian tak ada ujungnya itu, tanpa melerai mereka. kalau ada yang ikut campur bisa-bisa mereka yang kena getahnya,getah kena hajar oleh dua sahabat itu

“ani!ini punyaku!”ucap Hana seraya merebut ramennya lagi dari Taemin. Mereka tampak seperti anak kecil usia lima tahun yang saling merebut mainan

“ani,ini milikku,kembalikan!”rebut Taemin lagi

“anio,ini milikku!”ucap Hana kemudian merebut ramen dengan paksa hingga membuat ramen itu tumpah dari dalam mangkuk. Karena terlalu panas,mangkuk itupun terlepas dari pegangan Hana. Sedetik kemudian ramen beserta mangkuknya terjatuh ke lantai ,pecah dan berserakan.

“lihat!apa yang kau lakukan heh?”ucap taemin memarahi sahabatnya itu

“hey apa yang terjadi?”tanya ajumma si pemilik kantin. Ia melihat barang dagangannya yang berserakan di lantai.

“ya ampun,apa yang kalian lakukan?sudah membuat keributan nambah rugi orang!dasar,kalian harus mengganti ini semua!”ucap ajumma pemilik kantin dengan kesal seraya membersihkan lantai kantin yang kotor akibat tumpahan ramen

Hana dan Taemin memasang tampang menyesal kemudian menunduk meratapi nasib masing-masing. Memikirkan jalan keluar dari masalah sepele ini.

***

Dua makhluk itu berjalan dengan lunglai menuju kelas mereka. Tiba-tiba saja Taemin menyalahkan Hana sebagai penyebab semua ini. Tentu Hana tidak terima kalau dia yang di salahkan. Lagi-lagi pertengkaran yang tidak penting terjadi.

“kalau saja kau merelakan ramen itu padaku,kita tidak akan mendapat masalah seperti ini”keluh taemin seraya menatap gadis yang bergaya seolah seperti laki-laki itu yang berjalan mengekor di belakangnya

“diam!!siapa yang memprofokator perkelahian ini heh?kau kan?”tanya Hana dengan nada suara yang sedikit meninggi. Membuat taemin tambah kesal

“hey,yang merebut ramen itu kan kau duluan,kenapa kau menyalahkan aku heh?”ucap taemin dengan lebih meninggikan nada suaranya

“Ya kau Tae..”Hana menghentikan ucapannya. Layar matanya beralih menatap sesosok pria yang berjalan kearahnya. Sosok itu pula yang membuat ia akhir-akhir ini gelisah. Gelisah karena sesuatu hal yang terasa janggal di hatinya,rasa itu pula yang membuat ia tidak bisa mengelakan fatamorgana yang bergejolak di hatinya. Bayangan pria itu selalu menghantui pikiran Hana. Dan pria itulah satu-satunya yang bisa merasuki pikiran Hana. Berputar-putar seolah memenuhi volume otak Hana

Secepat mungkin Hana merapihkan pakaiannya saat pria itu menghampirinya. Dia terlihat nervous dan salah tingkah.

“Hai…”sapa pria itu seraya membungkuk memberi salam pada Hana dan Taemin

“Hai Jung oppa…”balas Hana riang seraya tersenyum manis,sangat manis sehingga membuat taemin mengernyitkan dahinya tak mengerti.

“Apa yang terjadi pada nek lampir ini?baru sekali ini aku melihatnya tersenyum seperti itu”gumam taemin seraya menatap Hana yang sedang asik berbincang dengan pria itu

“oppa pasti sangat sibuk mengurus pertandingan basket minggu depan kan?”tanya Hana seolah menanyakan kegiatan pria yang bernama Jung itu. Padahal ia hanya ingin menghilangkan kegugupannya bila dekat Jung.

“ne…”jawab Jung seraya tersenyum. Senyum yang bisa menghilangkan kekesalan Hana. Sampai-sampai Hana tidak bergeming hanya sekedar melihat senyuman tiga detik itu.

“Hana,jam pelajaran akan di mulai,aku tidak ingin di marahi guru jika kita terlambat”ucap taemin ketus seraya menarik Hana dari hadapan Jung

“hey,apa yang kau lakukan?”tanya Hana marah seraya melepaskan genggaman tangan taemin dari lengannya

“aku tidak ingin kita terlambat!kalau aku dimarahi songsenim kau yang akan aku salahkan!”ucap taemin memperingatkan

“terserah…kalau kau ingin pergi,duluan saja!tinggalkan aku!aku ada urusan sebentar dengan hyungmu itu”ucap Hana seraya berlari meninggalkan Taemin.

Gadis itu benar-benar buta. Buta akan sesuatu yang berkeliaran di sekitarnya. Gadis itu belum menyadari sesuatu yang terjadi pada teman masa kecilnya itu. Sebenarnya bukan itu masalahnya,masuk atau tidak tak masalah bagi Taemin. Yang terpenting hanyalah perhatian Hana padanya,hanya itu saja. Tapi kenapa perhatian itu tidak pernah tertuju padanya. Setelah sekian lama ia menyimpan rasa itu,namun Hana tidak pernah melimpahkannya pada taemin,malah hyungnya, Lee Song Jung yang selalu mendapatkan itu.

Pikiran Taemin berputar mundur mengingat masa kecilnya dulu saat bersama Hana

“kau lebih memilih siapa?aku atau dia?”tanya taemin pada gadis tomboy yang berdiri tepat di hadapannya seraya menunjuk dirinya kemudian bergantian menunjuk bocah kecil yng berdiri di samping gadis itu

“yah..tentu saja aku memilih Jung oppa”ucap Hana kemudian merangkul tangan bocah yang berdiri di dekatnya

“Hana kenapa kau memilihnya?”tanya taemin dengan kekecewaan yang berkecambuk dihatinya

“mana mungkin aku memilih laki-laki yang mirip perempuan,bahkan lebih cantik dari perempuan manapun”ledek Hana seraya mengajak Jung menjauh dari Taemin

Entah kenapa rasa itu selalu ada dihati Taemin. Rasa yang tidak akan pernah hilang untuk Hana. Karena Hana seorang yang dapat menjadikan hari-harinya sempurna. ‘Hana kau ada selalu di hatiku sampai kapanpun’

***

Hana mempercepat langkahnya menyusuri koridor. Seluruh mata tertuju pada gadis itu. Sesaat kemudian koridor di ledaki tawa dari siswa maupun siswi yang berada di sekitar koridor yang dilalui Hana karena melihat tontonan yang sangat tidak menarik, ‘menjijikan’ mungkin. Si ratu cerewet yang dikenal sebagai si raja fighter berdandan seperti siswi-siswi centil kebanyakan. Siapa lagi kalau bukan Hana. Gadis itu ingin merubah penampilannya secantik mungkin,untuk apa lagi kalau bukan untuk merebut hati Jung,yang dikenal sebagai pria terpopuler di sekolah.

“Hana…”teriak Taemin memanggil gadis itu
Hana tidak memperdulikan teriakan Taemin. Ia tidak ingin sahabatnya itu menanyai ini itu tentang perubahan drastis yang terjadi pada dirinya.

“Hana…”panggil Taemin lagi,tapi ini lebih keras sehingga membuat Hana dengan terpaksa menoleh ke laki-laki yang barusan berteriak memanggil namanya

“apa?”tanya Hana ketus

“kau kenapa?”tanya Taemin heran seraya melihat penampilan Hana dari ujung kaki sampai ujung kepala

Gadis itu mendesah pelan. Pertanyaan yang tidak di inginkannya keluar perlahan dari mulut Taemin. Hana tidak suka di introgasi seperti ini. Apa ia salah kalau berdandan seperti gadis lainnya. Dia kan juga seorang gadis,sudah saatnya dia harus berubah dari gadis tomboy menjadi gadis manis dan cute.

“kenapa?apa aku tidak pantas seperti ini heh?”jawab Hana santai sambil menepuk pundak Taemin

“tapi…ini terlalu berlebihan…lihat, kau memakai bedak dan lipstick terlalu tebal,warna kaus yang terlalu mencolok,dan gaya rambutmu,ah..ini tidak cocok untuk dirimu..yang seperti…seperti..”

“cewek tomboy sepertiku kan?”sambung Hana cepat

“a-ani..ini..i-ni..”kata Taemin terbata-bata

“waeyo?kenapa aku tidak boleh berdandan seperti ini heh?aku juga pantas melakukan ini,benar kan?”ucap Hana seraya merentangkan kedua tangannya

“tapi untuk apa kau melakukan ini?”tanya taemin. Ada kekhawatiran yang dirasakannya

“aku melakukan ini karena..”belum sempat Hana menjawab pertanyaan Taemin,tiba-tiba saja Jung sosok makhluk yang dinanti Hana hadir di antara mereka. Sosok itu pula yang menambah kekhawatiran pada Taemin

“oppa..”teriak Hana bersemangat. Ia ingin pria itu memuji penampilannya saat ini. Namun tanpa di duga pria itu tertawa terbahak-bahak setelah melihat sisi perubahan dari Hana

“waeyo?”tanya Hana tak mengerti

“kau..kenapa berpenampilan seperti itu?lucu sekali..haha…”Jung semakin membesarkan tawanya,membuat perasaan Hana sedih

“oppa kenapa kau tertawa?aku cantik kan?”tanya Hana seraya menunduk menahan malu. Ia tak menyangka,pertanyaan itu meluncur begitu saja dari mulutnya

“cantik?kau memang bodoh,berdandan seperti apapun,kau tidak akan terlihat cantik,bahkan taemin saja lebih cantik dari dirimu,kalau begini siapa yang mau menjadi pacarmu hah?”lagi-lagi Jung tertawa. Perasaan Hana semakin sedih dibuatnya.

“oppa..kau jahat!”teriak Hana seraya berlari menjauh dari Jung dan Taemin

“hyung apa yang kau katakan heh,kau membuat Hana sedih”Taemin memarahi hyungnya itu,dan sesaat kemudian ia melayangkan tinju yang amat keras ke wajah Jung,sedetik kemudian cairan merah menetes dari hidung pria yang dihajarnya

“Hana semoga kau puas dengan ini”gumam Taemin dan berlari mencari Hana

***

Taemin terus mencari Hana seraya menyebut nama gadis itu,mulai dari kelas,kantin,toilet dan akhirnya ia menemukan gadis itu sendirian di halaman belakang sekolah. Hana duduk di salah satu bangku yang terletak di bawah pohon besar. Taemin menatap Hana seraya menghampirinya. Samar-samar Taemin mendengar isakan pelan dari gadis itu. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

Perlahan Taemin menyentuh wajah Hana yang basah akibat air bening yang terlalu banyak keluar dari bola mata gadis itu. Namun Hana menepis dengan cepat tangan Taemin,membuat Taemin terkejut

“Hana-ya…jangan menangis…”pinta Taemin dan ia pun mengeluarkan sapu tangan dari sakunya kemudian memberikannya pada Hana. Hana tidak mengambil sapu tangan itu tapi malah meneriakki taemin di sela-sela tangisnya.

“aku tidak butuh,kenapa kau selalu mucul di hadapanku heh?kau membuatku sedih,aku tau aku memang tidak cantik seperti dirimu,pergilah..tinggalkan aku sendiri..”ucap Hana dengan isakan yang memuncak

“anio!!aku tidak akan pergi” bantah Taemin
Hana mendongakkan kepalanya menatap wajah Taemin.

“pergilah,aku tidak butuh dirimu!!”teriak Hana

“ani..”bantah Taemin lagi

“cih siapa bilang kalau kau cantik heh?kau sama sekali tidak mirip dengan perempuan!kau laki-laki,laki-laki tetap laki-laki”ucap Hana dengan sedikit berteriak seraya memukul-mukulkan tangannya ke tubuh Taemin

Taemin membulatkan kedua bola matanya menandakan ketidakpercayaan akan hal itu. Baru kali ini ada yang tidak mengatakan dia cantik. Seulas senyum terukir di wajahnya.Ia benar-benar senang.

“apa kau puas melihat aku seperti ini?memang tidak akan ada yang menyukaiku,aku sangat benci dirimu Taemin!!”ucap Hana seraya menghapus air matanya namun air mata itu tak jua berhenti

“berhenti lah,jangan membuat dirimu naif!”ujar Taemin menyadarkan Hana.

Kali ini gadis itu sama sekali tidak bergeming

“memang benar..tidak akan ada orang yang menyukaimu!”

Hana menatap Taemin kesal,lagi-lagi air bening mengalir deras dari kedua bola matanya yang indah

Taemin menghela nafas panjang “…tapi yang ada hanya orang yang sangat mencintaimu..”

Hana mengernyitkan dahinya

“..dan… aku juga membencimu karena..kau….kau membuat aku jatuh cinta padamu” ucap Taemin seraya meraih tubuh Hana dan memeluknya erat

Hana hanya terdiam. Air matanya tak lagi mengalir. Ketenangan merasuki jiwanya.

“Sun Hana….kau matahariku …hanya kau seorang yang ada di hatiku…neol saranghae”kata-kata itu akhirnya terucap setelah 9 tahun tersimpan dalam memori ingatan Taemin

Hana mendongakan kepalanya seraya menatap pria jangkung yang memeluknya.

“siapa bilang kau tidak cantik heh?aku saja pria cantik tergila-gila pada si cantik”ucap Taemin seraya menyentuh puncak kepala Hana kemudian mengecupnya dan merapatkan kepala Hana di dadanya.

Ucapan Taemin membuat Hana tersenyum. Senyuman yang akhirnya terikhlaskan hanya teruntuk Taemin seorang.

***

Aku salah. Bukan cantik yang di perlukan. Bukan penampilanmu yang di butuhkan. Cantik saja tidak akan membuat semua sempurna. Cantik? Itu memang di takdirkan. Terkadang itu dibutuhkan tapi tidak untuk selamanya diperlukan. Hanya cintaku yang terukir di hatimu. Cinta ikhlasmu karena-Nya tercurahkan untukku. Aku hanya butuh itu. Cinta dari seorang gadis yang benar-benar Cinta padaku.

THE END

***

Don’t forget to RCL key!! ^^

Advertisements

2 thoughts on “Pria Cantik Jatuh Cinta pada Gadis Cantik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s